Gubernur Selvanus Dorong Transformasi Tata Kelola Lewat Tiga Ranperda Prioritas
TUBERSMEDIA.COM — Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus kembali menegaskan arah pembangunan dan penguatan regulasi daerah saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam agenda resmi yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, gubernur menyampaikan penjelasan lengkap mengenai tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis yang akan menjadi fondasi penting pengelolaan pemerintahan dan perekonomian Sulawesi Utara tahun 2026.
Rapat paripurna yang juga dihadiri jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Gubernur Yulius Selvanus memaparkan pentingnya ketiga Ranperda tersebut untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dinamika pembangunan.
“Tiga Ranperda ini bukan sekadar dokumen regulasi, tetapi bagian dari roadmap besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memperkuat fondasi ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Gubernur Selvanus dalam penjelasannya.
- Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026
APBD 2026 disusun untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, sekaligus mengakomodasi prioritas utama daerah. Gubernur menekankan pentingnya APBD yang adaptif, akuntabel, serta difokuskan pada pertumbuhan ekonomi, layanan dasar, dan pemerataan pembangunan.
- Ranperda PT. Membangun Sulut Maju Perseroda
Ranperda kedua menghadirkan kabar baru bagi struktur ekonomi Sulawesi Utara, yaitu pembentukan BUMD baru: PT. Membangun Sulut Maju Perseroda. BUMD ini dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui penguatan investasi, optimalisasi aset, dan pengembangan sektor-sektor unggulan.
“BUMD ini akan menjadi instrumen strategis untuk menghadirkan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Gubernur.
- Ranperda Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Ranperda ketiga mengatur penyesuaian kebijakan pajak dan retribusi agar lebih relevan, efektif, serta mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Penyesuaian ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan fiskal daerah di tengah kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks.
Setelah pemaparan gubernur, masing-masing fraksi DPRD Sulut menyampaikan Pemandangan Umum terkait ketiga Ranperda. Legislator memberi catatan, masukan, serta harapan agar regulasi ini menjadi instrumen efektif yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Pemprov Sulut siap bekerja bersama DPRD dalam proses penyempurnaan ketiga Ranperda hingga tahap penetapan.
“Regulasi yang kuat adalah fondasi pembangunan yang kokoh. Pemerintah Provinsi berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh kebijakan ini mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” ungkapnya.
