Tomohon, tubersmedia.com – DPC Partai Gerindra Kota Tomohon menggelar kegiatan Pendidikan Politik di Vila Limondok, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Olvie Lieke Limpele, S.Th, Staf Khusus Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan dan Kerohanian sekaligus Wakil Sekretaris I DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, sebagai pemateri utama.

Dalam pemaparannya, Olvie menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat kecil merupakan inti perjuangan politik Partai Gerindra. Menurutnya, politik harus menjadi alat untuk membela kepentingan petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, serta masyarakat miskin dan rentan, bukan semata melayani kepentingan elite. Ia menekankan bahwa negara yang kuat adalah negara dengan rakyat yang sejahtera.
Olvie menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan rakyat kecil meliputi petani dan buruh tani, nelayan dan pembudidaya ikan, buruh dan pekerja informal, pedagang kecil dan pelaku UMKM, serta masyarakat miskin dan rentan. Kelompok-kelompok tersebut disebut sebagai tulang punggung bangsa, namun masih kerap menghadapi keterbatasan akses permodalan, pasar, pendidikan, dan perlindungan hukum.
Lebih lanjut disampaikan, perjuangan Partai Gerindra berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta UUD 1945 Pasal 33 yang mengamanatkan perekonomian disusun sebagai usaha bersama.
“Gerindra juga mengusung semangat nasionalisme kerakyatan dan kedaulatan ekonomi, di mana negara hadir melindungi rakyat kecil. Dan rakyat harus menjadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya.
Selanjutnya Ia memaparkan peran nyata partai Gerindra. Dalam bidang kebijakan, Gerindra mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil, seperti penetapan harga hasil pertanian dan perikanan yang adil, perlindungan petani dan nelayan dari tengkulak, subsidi tepat sasaran untuk pupuk, benih, dan BBM nelayan, serta penguatan UMKM dan ekonomi rakyat.
“Di lembaga legislatif, kader Gerindra berperan mengawal anggaran pro rakyat, mengawasi program bantuan sosial, dan menyuarakan aspirasi masyarakat bawah,” tuturnya.

Pada aspek pemberdayaan ekonomi rakyat, Gerindra aktif mendorong penguatan koperasi dan usaha bersama, akses permodalan yang adil, pelatihan kewirausahaan bagi rakyat kecil, serta penguatan ekonomi desa dan daerah. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mandiri secara ekonomi.
Di sektor pangan, Gerindra menempatkan pangan sebagai isu strategis nasional. Olvie menegaskan bahwa petani harus sejahtera, impor tidak boleh mematikan produksi lokal, negara wajib menjaga stok dan harga pangan, serta swasembada pangan harus menjadi tujuan utama.
Sementara itu, kader Gerindra diharapkan berperan aktif di tengah masyarakat dengan turun langsung mendengar keluhan rakyat, menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah, mendampingi rakyat kecil dalam menghadapi persoalan sosial dan ekonomi, serta menolak politik uang dan eksploitasi kemiskinan.
Selanjutnya, soal tantangan perjuangan. Dalam kesempatan tersebut, Olvie juga mengungkapkan sejumlah tantangan dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat kecil, antara lain ketimpangan ekonomi, belum meratanya akses pendidikan dan kesehatan, ketergantungan impor, praktik ekonomi yang tidak stabil, serta maraknya hoaks dan politik adu domba.
“Tantangan tersebut harus dihadapi dengan kepemimpinan yang kuat, kebijakan yang berpihak, dan kader partai yang berintegritas,” terangnya.
Menutup materinya, Olvie menegaskan bahwa perjuangan Partai Gerindra tidak semata-mata untuk memenangkan pemilu, melainkan untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat kecil secara nyata dan berkelanjutan.

Kegiatan Pendidikan Politik ini turut dihadiri Ketua PAC Partai Gerindra Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom, serta jajaran pengurus partai dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting.
