Tomohon, tubersmedia.com – Pemerintah Kota Tomohon menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,80 hingga 6,25 persen pada tahun 2027. Target itu menjadi salah satu indikator makro yang ditetapkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan RKPD Kota Tomohon Tahun 2027.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga memasang sejumlah target lain. Tingkat kemiskinan ditargetkan turun ke angka 5,30–4,80 persen. Tingkat pengangguran terbuka dipatok pada 7,30–6,56 persen. Indeks Pembangunan Manusia ditargetkan mencapai 80,75–80,88. Adapun target penurunan emisi gas rumah kaca ditetapkan sebesar 34 persen.
Delapan prioritas pembangunan menjadi fokus utama pemerintah. Prioritas itu meliputi peningkatan kerukunan umat beragama, produktivitas pertanian dan ketahanan pangan, infrastruktur tahan bencana, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan. Pemerintah juga akan fokus pada daya saing daerah lewat produk unggulan dan investasi, pemerataan pendidikan dan kesehatan, digitalisasi pelayanan publik, reformasi birokrasi, serta penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban.
Target dan prioritas tersebut mengemuka dalam Musrenbang RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 yang digelar di Grand Master Hotel Tomohon, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom, serta jajaran Forkopimda dan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menjelaskan bahwa Musrenbang menjadi tahapan penting untuk menyelaraskan usulan warga yang sudah dihimpun dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.
“Melalui forum ini, kita bersama-sama menyelaraskan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan untuk kemudian dirumuskan menjadi prioritas pembangunan daerah yang terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Wali Kota menyebut, Pemerintah daerah juga memastikan Program Strategis Nasional (PSN) terintegrasi dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.
Program itu mencakup penanggulangan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, perluasan akses pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, serta pengendalian inflasi dan kemudahan perizinan. Inspektorat Daerah bertugas mengawasi pelaksanaannya.
Kegiatan ditutup dengan pembukaan resmi Musrenbang RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 oleh Wali Kota.
Kepala Bappelitbangda Kota Tomohon, Jacqueline Mangulu, S.P., M.Si, diminta mengawal dan mengintegrasikan seluruh masukan ke dalam dokumen perencanaan. (jud)
