BITUNG — Tubersmedia.com
Video yang memperlihatkan aktivitas sejumlah anggota DPRD Kota Bitung yang beredar luas di media sosial memicu kritik tajam. Ketua LP-KPK Komisi Cabang Kota Bitung, Welfrits Jacobus, menilai momentum dalam video tersebut tidak sensitif terhadap kondisi daerah yang dinilai belum sepenuhnya pulih.
Welfrits Jacobus secara terbuka menyoroti beredarnya video yang diduga menampilkan momen “refreshing” anggota DPRD Kota Bitung. Ia menegaskan bahwa kegiatan penyegaran atau rehat dari rutinitas merupakan hal yang wajar bagi siapa pun, termasuk pejabat publik, selama dilakukan pada waktu dan kondisi yang tepat.
Namun demikian, Jacobus menilai persoalan utamanya terletak pada momentum dan sensitivitas terhadap situasi daerah.
“Refreshing itu penting, tapi harus melihat momen. Kota Bitung saat ini belum sepenuhnya pulih, masih banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dari para wakil rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai representasi masyarakat, anggota DPRD memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan berbagai kepentingan publik benar-benar diperjuangkan. Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, sehingga publik berhak mempertanyakan prioritas para legislator.
Tak hanya itu, Jacobus juga kembali menyinggung kasus perjalanan dinas (perjadin) yang sebelumnya sempat mencuat. Ia menilai hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pihak yang bertanggung jawab secara penuh dalam kasus tersebut.
“Kasus perjadin lalu, sampai sekarang aktor intelektualnya belum tersentuh. Ini yang membuat kepercayaan publik terus tergerus,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap aktivitas yang berpotensi menggunakan anggaran negara harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Jika benar video yang beredar merupakan bagian dari perjalanan dinas yang dibiayai oleh uang rakyat, maka hal tersebut dinilai sangat memprihatinkan.
“Kalau memang itu momen perjalanan dinas, tentu sangat miris. Karena ada tanggung jawab moral yang harus dijaga. Uang rakyat harus digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Jacobus pun mengimbau para anggota DPRD Kota Bitung agar lebih peka dan bijaksana dalam bersikap, terutama dalam situasi yang tengah menjadi sorotan publik. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan kinerja nyata dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Kota Bitung terkait video yang beredar tersebut. Publik kini menanti klarifikasi sekaligus komitmen nyata dari para wakil rakyat dalam menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
(AK)
