Manado, tubersmedia.com – Menjelang pemilihan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) periode 2026-2030 yang dijadwalkan bergulir pada 18 Desember 2026, sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan. Salah satu figur yang paling menyita perhatian warga kampus adalah Prof. Dr. Royke Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc.
Nama Prof. Royke dinilai layak diperhitungkan dalam bursa pencalonan. Hal ini tidak terlepas dari rekam jejak akademik dan kiprahnya di dunia birokrasi kampus yang terbilang mumpuni. Sebagai akademisi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), ia memiliki latar belakang pendidikan yang solid.
Setelah menyelesaikan studi sarjana di Unsrat, Prof. Royke melanjutkan pendidikan magister dan doktornya di Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang. Kualifikasi pendidikan tingkat internasional tersebut menjadi modal penting dalam kapasitas keilmuannya.
Tak hanya berkiprah di ruang kelas, pengalaman organisasi dan struktural Prof. Royke juga terbilang lengkap. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Dekan FPIK untuk periode 2022-2026. Sebelumnya, ia juga sukses memimpin sebagai Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Dirinya juga menjabat dua periode sebagai Koordinator Program Studi.
Kepercayaan di tingkat universitas pun ia emban saat ditunjuk sebagai Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan pada tahun 2024. Puncak karier akademiknya ditandai dengan pengukuhan dirinya sebagai guru besar pada tahun 2025 lalu.


Selain Prof. Royke, sejumlah nama lain juga ikut mewarnai dinamika pemilihan rektor mendatang. Nama-nama tersebut di antaranya Dr. dr. Rocky Wilar, Dr. Flora Pricillia Kalalo, dan Dr. Ferry Daud Liando. Nama-nama ini diprediksi akan bersaing dalam menentukan arah kepemimpinan Unsrat ke depan.
Proses penjaringan dan penyaringan bakal calon rektor akan segera berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan panitia. Warga kampus pun menantikan sosok pemimpin yang mampu membawa Unsrat semakin unggul dan berdampak bagi negeri.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Senat Unsrat Nomor 2270/UN12.34/LL/2026, pemilihan Rektor Unsrat 2026-2030 akan melalui empat tahapan panjang.
Tahap penjaringan dimulai dengan pendaftaran bakal calon pada 2-6 November 2026. Setelah melalui seleksi administrasi dan pemaparan visi-misi di rapat senat terbuka pada 25 November, Senat akan menetapkan tiga nama calon. Ketiga nama itu kemudian akan menjalani asesmen dan wawancara oleh Kemendiktisaintek sebelum akhirnya masuk ke tahap pemilihan pada 18 Desember 2026 mendatang.
Dinamika bursa rektor Unsrat diprediksi akan berlangsung ketat menyambut jadwal tersebut. (Jud)
