Tomohon, tubersmedia.com – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus resmi meresmikan Hotel Metland Marron Tomohon...
Hari: 24 Oktober 2026
Manado, tubersmedia.com – Memimpin sebuah universitas tidak cukup hanya berbekal gelar akademik. Dibutuhkan kemampuan mengelola organisasi, memahami...
MANADO, Tubersmedia.com – Memimpin sebuah universitas tidak cukup hanya berbekal gelar akademik. Dibutuhkan kemampuan mengelola organisasi, memahami tata kelola perguruan tinggi, membangun budaya mutu, mengembangkan penelitian, serta memastikan sumber daya universitas dikelola secara transparan dan bertanggung jawab. Di tengah proses pemilihan Rektor Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) periode 2026-2030, rekam jejak Prof. Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc. memperlihatkan perpaduan pengalaman tersebut. Guru Besar Bidang Pengolahan Hasil Laut atau Hasil Perikanan ini bukan hanya berkecimpung dalam dunia pendidikan dan penelitian. Selama lebih dari dua dasawarsa, ia meniti berbagai tanggung jawab akademik dan manajerial, dari Ketua Program Studi, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, hingga Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNSRAT. Di luar kampus, Montolalu memperoleh kepercayaan sebagai asesor akreditasi perguruan tinggi, penilai proposal penelitian kompetitif nasional, dan reviewer berbagai jurnal ilmiah. Salah satu bagian penting dalam perjalanan profesionalnya adalah keterlibatan dalam dua momentum besar penjaminan mutu UNSRAT: pencapaian akreditasi institusi peringkat A pada 2017 dan akreditasi Unggul melalui Instrumen Suplemen Konversi (ISK) pada 2021. Saat ini aktif sebagai narasumber untuk prodi-prodi di Unsrat yang akan membuat dokumen akreditasi Akademisi dengan Pendidikan dan Jejaring Internasional Lahir di Tomohon, 9 Maret 1973, Roike Montolalu menyelesaikan pendidikan sarjana di Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UNSRAT pada 1997. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Jepang melalui beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho). Gelar Master of Science diraihnya pada 2007 dari Tokyo University of Marine Science and Technology dalam bidang Food Science and Technology. Di universitas yang sama, ia menyelesaikan pendidikan doktor pada 2010 dalam bidang Applied Marine Bioscience. Hubungannya dengan komunitas akademik Jepang tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan. Montolalu juga menjalani kegiatan visiting research melalui Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) pada 2000 dan 2003, serta kembali melakukan penelitian di Tokyo University of Marine Science and Technology pada 2015 dan 2017. Pengalaman internasional tersebut memperkuat kepakarannya dalam teknologi pangan hasil laut, bioteknologi rumput laut, keamanan pangan, dan inovasi pengolahan hasil perikanan. Montolalu resmi menyandang jabatan akademik Guru Besar sejak 1 September 2024 dan menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan profesor pada 16 Januari 2025. Orasinya berjudul Dari Laut ke Meja Makan: Inovasi Pengolahan Hasil Laut atau Hasil Perikanan untuk Mendukung Program Pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan pembangunan dan peningkatan gizi masyarakat. Diakui sebagai Asesor dan Reviewer Nasional Keunggulan lain dalam perjalanan profesional Montolalu adalah pengalaman melakukan penilaian akademik pada tingkat nasional. Sejak 2015, ia dipercaya sebagai Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sebuah penugasan yang menuntut kemampuan memahami standar pendidikan tinggi, mengevaluasi kinerja institusi, memverifikasi bukti, dan menilai efektivitas sistem penjaminan mutu. Pengalaman tersebut terus berkembang. Pada 2022, Montolalu mulai menjalankan tugas sebagai Asesor LAM Teknik, kemudian pada 2025 menjadi Asesor LAM-PTIP. Ia juga memperoleh penugasan sebagai asesor sertifikasi dosen. ...
