TOMOHON, TUBERSMEDIA.COM
Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Tenaga Kerja secara resmi menggelar Job Fair 2025 dengan mengusung tema “Wujudkan Karir Impianmu”. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., pada Senin (28/7), bertempat di GOR Babe Palar. Job Fair akan berlangsung selama lima hari, hingga 1 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., yang menegaskan bahwa pelaksanaan Job Fair ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya bagi lulusan baru dan mereka yang terdampak kebijakan pengurangan tenaga kontrak.
“Job Fair ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam membuka akses lapangan kerja seluas-luasnya, khususnya bagi lulusan baru dan masyarakat terdampak kebijakan pengurangan tenaga kontrak,” ujar Wali Kota dalam sambutan tertulisnya.
Wali Kota juga menyebutkan, sekitar 1.600 tenaga kontrak di lingkungan Pemkot Tomohon terdampak kebijakan pemerintah pusat. Sementara itu, jumlah lulusan SMA dan perguruan tinggi yang terus meningkat setiap tahun juga menambah kebutuhan akan akses dunia kerja.
“Kami mendorong generasi muda untuk tidak hanya mengejar pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Namun bagi mereka yang ingin berkarir, ajang ini adalah peluang penting untuk dimanfaatkan,” lanjutnya.
Usai sambutan, pembukaan resmi Job Fair ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Wakil Wali Kota bersama perwakilan dari Universitas Negeri Manado (Unima). Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand perusahaan yang membuka lowongan secara langsung di lokasi.
Turut hadir dalam acara ini, mewakili Rektor Unima, Sekretaris Senat Unima Prof. Dr. Beatrix Podung, M.Kes., AIFo, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon Mariam Rau, S.H., jajaran pimpinan perusahaan BUMN, BUMD, dan swasta, serta sivitas akademika Unima, pejabat Pemkot Tomohon, dan insan pers.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Mariam Rau, mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Tomohon masih tergolong tinggi.
“Berdasarkan data BPS tahun 2024, tingkat pengangguran terbuka di Tomohon mencapai 7,79 persen, atau sekitar 4.000 orang,” jelasnya.
Job Fair 2025 menghadirkan 51 perusahaan dari berbagai sektor industri. Sebanyak 13 perusahaan berasal dari luar Tomohon, sementara sisanya merupakan perusahaan lokal yang membuka rekrutmen langsung di tempat.
Selain menjadi ajang perekrutan kerja, Job Fair ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi karir. Terdapat berbagai informasi mengenai tren dunia kerja, tips melamar pekerjaan, serta kesempatan membangun jejaring antara pencari kerja dan perusahaan. Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan ini turut diisi dengan talkshow menghadirkan narasumber dari kalangan industri, akademisi, serta pemerintah, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon.
Sebagai bentuk sinergi, Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon juga menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Manado (Unima) dalam pelaksanaan kegiatan dan penguatan edukasi karir. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi kemitraan triple helix antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor industri.
“Pemerintah Kota Tomohon akan terus membuka ruang kerja, menyediakan pelatihan vokasi, mendorong iklim investasi yang kondusif, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak,” tutup Mariam. (***)
