TUBERSMEDIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado resmi menggelar Rapat Paripurna Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026, Kamis (26/11/2025). Paripurna ini menjadi titik akhir dari rangkaian pembahasan intens yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Manado.
Sejak pagi, suasana ruang paripurna tampak padat dan penuh perhatian. Wakil Ketua I DPRD Manado, Mona Kloer, memimpin jalannya rapat dengan ritme teratur dan tegas. Setelah membuka paripurna, ia langsung mempersilakan perwakilan Banggar, Elryc Mosal, untuk membacakan hasil akhir pembahasan anggaran.
Mosal yang naik ke mimbar membacakan poin demi poin keputusan Banggar, mulai dari ringkasan prioritas anggaran hingga rekomendasi yang akan menjadi dasar penyusunan APBD Manado 2026. Suasana berjalan kondusif; seluruh anggota dewan mengikuti pembacaan dengan saksama.
“Untuk mendengarkan hasil pembahasan, kami mempersilahkan anggota Banggar membacakan keputusannya,” ujar Mona Kloer sebelum Mosal memulai laporannya.
Setelah laporan selesai dipaparkan, paripurna berlanjut pada sesi penandatanganan berita acara. Walikota Manado hadir langsung, didampingi Sekretaris Daerah dr Steaven Dandel, MPH, bersama unsur pimpinan DPRD. Penandatanganan ini menandai kesepakatan bersama terhadap Ranperda APBD Manado 2026, sebelum nantinya masuk pada tahap evaluasi provinsi.
Dalam sambutannya, Walikota Manado menyampaikan terima kasih kepada Banggar dan TAPD yang telah bekerja keras menuntaskan pembahasan anggaran dengan dinamika yang konstruktif.
“Selanjutnya akan dievaluasi dan disetujui oleh Gubernur Sulut. Dan saya berharap, dalam pelaksanaannya nanti, pimpinan maupun anggota DPRD Manado dapat mengawasi dari APBD 2026,” ujar Walikota.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif tetap menjadi kunci utama mewujudkan program pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran di tahun 2026.
Dengan rampungnya paripurna ini, Ranperda APBD Manado 2026 resmi melangkah ke tahap berikut: evaluasi dan persetujuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Setelah evaluasi selesai, APBD 2026 akan kembali ke DPRD Manado untuk penetapan final.
Paripurna berjalan tertib, ringkas, dan menunjukkan sinergi kuat antara seluruh unsur yang terlibat dalam perencanaan anggaran daerah.
