Bitung-Tubersmedia.com
Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak gempa bumi magnitudo 7,6. Sebanyak 41 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang sehari sebelumnya di Kelurahan Manembo-Nembo Tengah, Jumat (3/4).
Peninjauan dilakukan untuk melakukan asesmen cepat terhadap kerusakan infrastruktur serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat pascagempa yang terjadi sehari sebelumnya.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, bersama Plt. Inspektur III BNPB, Deden Nurhidayatullah, hadir langsung di lokasi atas arahan Kepala BNPB.Keduanya telah berkoordinasi intensif dengan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, beserta jajaran Forkopimda, termasuk unsur TNI dan Polri di daerah.
Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah, pemerintah pusat saat ini tengah memetakan skala prioritas bantuan guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
Bantuan yang disiapkan meliputi logistik permakanan dan non-permakanan, peralatan kebencanaan, pengerahan personel tambahan, hingga dukungan anggaran darurat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Tim gabungan juga masih terus melakukan pendataan di lapangan guna memastikan seluruh warga terdampak memperoleh penanganan yang layak.Dalam kesempatan tersebut, Hengky Honandar menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada daerahnya.
“Berdasarkan data sementara, terdapat 41 bangunan, baik rumah maupun fasilitas umum, yang mengalami kerusakan. Namun kerusakan tersebut tidak terlalu signifikan dan masih dapat ditangani oleh pemerintah kota,” ujar Hengky.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan pendataan lanjutan dan intervensi percepatan pemulihan infrastruktur sesuai arahan BNPB.Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di Kota Bitung.
Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan, serta mengikuti instruksi resmi dari pemerintah daerah dan otoritas kebencanaan setempat.
(AK)
