JAKARTA, TUBERSMEDIA.COM
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., didampingi Direktur RSUD Anugerah Tomohon, dr. Irene Pandeiroot, melaksanakan audiens bersama Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat pekan lalu.

Audiens ini difokuskan pada pembahasan Pengelolaan dan Penggunaan Aplikasi e-BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) untuk RSUD Anugerah Tomohon. Wawali Sendy menegaskan, langkah ini penting untuk memastikan pengelolaan keuangan rumah sakit berjalan transparan, efisien, serta berdampak langsung pada kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami ingin RSUD Anugerah Tomohon semakin maju dengan tata kelola keuangan yang lebih baik lewat e-BLUD. Tujuan akhirnya jelas: pelayanan kesehatan yang lebih maksimal bagi warga Tomohon,” ujar Sendy.
Direktur RSUD Anugerah, dr. Irene Pandeiroot, menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun strategi peningkatan layanan. Ia berharap, implementasi e-BLUD mampu mempercepat berbagai proses pengelolaan keuangan rumah sakit, sehingga berdampak pada kualitas layanan medis.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin strategis yang dibahas meliputi:
Pengelolaan Keuangan: Efisiensi dan efektivitas tata kelola keuangan rumah sakit agar berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Alokasi Anggaran: Penetapan alokasi anggaran yang tepat sasaran untuk mendukung sarana, prasarana, serta kebutuhan tenaga medis.
Kerja Sama: Dorongan kerja sama antarrumah sakit sebagai upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan.
Dirjen Keuangan Daerah, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., menyambut baik langkah Pemerintah Kota Tomohon. Dengan adanya pertemuan ini, Pemkot Tomohon optimistis RSUD Anugerah akan semakin profesional dalam pengelolaan keuangan, sekaligus menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. (***)
