TUBERSMEDIA.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Hillary Julia Tuwo, dipercayakan menyampaikan laporan hasil reses seluruh Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Utara–Bitung dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (09/09/2025). Laporan tersebut merangkum total 230 poin aspirasi masyarakat yang dihimpun dari delapan sektor pembangunan strategis di wilayah tersebut.
Hillary menjelaskan bahwa reses merupakan mekanisme penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat, melihat kondisi lapangan, serta menyerap aspirasi terkait pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Ada 230 aspirasi yang masuk dari masyarakat di Dapil Minahasa Utara dan Bitung yang mencakup bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, hingga penguatan pemuda dan olahraga,” jelas Srikandi PSI tersebut di hadapan rapat paripurna.
Di sektor infrastruktur, warga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait perbaikan dan peningkatan akses jalan, antara lain:
Perbaikan jalan Tewaang–Apela 2
Perbaikan ruas jalan di depan PT Deho dan PT Ami Bitung
Penataan kawasan Manembo-nembo
Pembangunan jalan produksi dan jalan lingkar Lembeh
Percepatan realisasi Jembatan Bitung–Lembeh sebagai penghubung strategis dua wilayah kepulauan tersebut.
Selain itu, warga juga meminta penyediaan lahan pekuburan baru di Papusungan serta perbaikan dan perawatan sistem drainase pada sejumlah kawasan padat penduduk.
Aspirasi signifikan juga datang dari sektor pertanian. Masyarakat meminta penyediaan alat produksi, pupuk, dan bibit pertanian, serta peningkatan jalan produksi di beberapa wilayah Minahasa Utara untuk memastikan hasil tani dapat terdistribusi dengan baik.
Bidang Sosial dan Kesejahteraan
Masyarakat mengharapkan program sosial yang tepat sasaran, seperti:
Program bedah rumah yang merata
Perluasan manfaat KIP dan PKH
Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi lansia dan kelompok rentan
Hal ini disebut sebagai kebutuhan mendesak yang berkaitan langsung dengan pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan warga.
Pendidikan, Pemuda, dan Lingkungan
Di sektor kepemudaan, warga mengusulkan program kursus keterampilan, penyediaan fasilitas olahraga, dan pemberdayaan karang taruna.
Di sisi lain, isu lingkungan dan penataan kawasan industri turut mengemuka, seperti:
Kebutuhan akses internet di Pinangunian
Penanganan limbah industri di Tanjung Merah
Perhatian khusus bagi pengungsi Gunung Ruang yang masih terdampak dan bertahan di Kota Bitung.
Menutup laporannya, Hillary menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan menjadi prioritas pembahasan lintas pemerintah daerah dan instansi.
“Reses adalah amanat rakyat. Semua aspirasi yang masuk akan kami kawal agar dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata melalui kebijakan pemerintah kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat,” tegas legislator Dapil Minut–Bitung ini.
Ia menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti pada penyampaian laporan, melainkan pada proses advokasi anggaran dan pengawasan program agar benar-benar masuk dan terlaksana.
