Gubernur Yulius Selvanus Komaling SE
Gubernur Sulut Ingatkan Insan Pers: Tetap Berhati Nurani di Era Kecerdasan Buatan
TUBERSMEDIA.COM – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling, SE menghadiri sekaligus membuka Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Tahun 2025 yang digelar di kantor cabang pusat Bank SulutGo, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari tiga provinsi, yakni Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Kehadiran para peserta lintas daerah ini menunjukkan semangat bersama insan pers untuk meningkatkan standar kompetensi dan profesionalisme jurnalistik.
Dalam sambutannya, Gubernur YSK menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UKW.
“Pemerintah Provinsi Sulut sangat mengapresiasi kegiatan ini guna meningkatkan potensi insan pers agar semakin profesional,” ujar Gubernur.
Menurutnya, profesi wartawan memiliki tiga tugas pokok yang tidak boleh diabaikan: mencari informasi, mendapatkan informasi, dan memberitakan informasi. Tiga hal ini menjadi pondasi utama bagi setiap jurnalis agar mampu menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Gubernur juga menyinggung tantangan besar yang dihadapi dunia pers saat ini, yakni hadirnya teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Di era modern, kata YSK, hampir semua hal dapat diakses hanya melalui genggaman tangan. Namun, ia menegaskan bahwa teknologi tidak boleh menggantikan esensi pekerjaan jurnalis.
“Wartawan itu adalah manusia, bukan robot. Wartawan punya hati, punya perasaan. Tugas wartawan adalah turun ke lapangan, mendengar langsung suara masyarakat, dan menyampaikan informasi secara akurat,” tegasnya.
Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa meski AI dapat membantu mempercepat proses penulisan dan distribusi berita, sentuhan humanis dari seorang wartawan tetap menjadi kunci agar berita tidak hanya informatif, tetapi juga mencerminkan nurani dan realitas sosial.
Kegiatan UKW 2025 di Sulut juga dipandang strategis bagi perkembangan media di kawasan timur Indonesia. Dengan semakin kompleksnya tantangan global, pers diharapkan tidak hanya sekadar menyampaikan berita, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi publik, menjaga persatuan, serta mengawal transparansi pembangunan.
Sejumlah pengamat komunikasi menilai, UKW bukan hanya sebuah ujian, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas demokrasi di Indonesia. Dengan wartawan yang terlatih dan berkompeten, masyarakat dapat menerima informasi yang kredibel sekaligus terhindar dari hoaks.
Kehadiran Gubernur YSK pada pembukaan UKW menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah melihat pers sebagai pilar penting dalam pembangunan. Dukungan ini diharapkan mampu memotivasi insan pers untuk terus meningkatkan kapasitas dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. (Wan)
