TUBERSMEDIA.COM — Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H. menghadiri sekaligus membuka Rapat Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kota Tomohon yang digelar di Hotel Wise Tomohon, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor terkait pembangunan perumahan, sanitasi, air minum, dan kawasan permukiman berkelanjutan.
Rapat tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian dan instansi teknis, yakni Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., Kepala Seksi Wilayah I BP3KP Sulawesi I Kementerian PUPR Arnd Sondey, S.T., Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Balai Bangunan Prasarana dan Kawasan Sulut Meis Mokoagow, S.T., serta Perencana Ahli Muda Bappeda Sulut Ridwan Anom, S.T.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa pembangunan perumahan dan permukiman merupakan bagian dari program strategis nasional yang selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs). Pemerintah, ujarnya, terus mendorong pemenuhan akses air bersih, sanitasi layak, penanganan persampahan, serta pembangunan 3 juta rumah secara nasional.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan keterlibatan berbagai sektor, baik pusat maupun daerah, dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Itulah alasan kita hadir di sini untuk mengkoordinasikan penyusunan kebijakan dan program di bidang sanitasi, perumahan, permukiman, serta air minum,” tegas Wali Kota.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kota Tomohon mendapat kepercayaan sebagai salah satu peserta Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Provinsi Sulawesi Utara. Program ini memberikan pendampingan teknis dalam penanganan sanitasi yang layak dan berkelanjutan.
“Kepercayaan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencapai target sanitasi yang ditetapkan dalam RPJMN, RPJMD Provinsi Sulawesi Utara, dan RPJMD Kota Tomohon,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya solusi yang konkret dan koordinasi yang semakin kuat antarinstansi agar pembangunan sanitasi dan permukiman berjalan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memaparkan bahwa Pemerintah Kota Tomohon telah menyusun proposal penanganan kawasan pusat kota yang akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum. Proses penyusunan proposal tersebut dilakukan dengan pendampingan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara.
“Harapan kita bersama, kerja sama ini terus berlanjut dan menghasilkan perubahan nyata dalam penataan ruang dan pembangunan kawasan perkotaan,” ungkapnya.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Tomohon berkomitmen mendukung program strategis nasional dan menjaga koordinasi harmonis dengan instansi vertikal demi mewujudkan masyarakat Tomohon yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Di akhir sambutan, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, BPBPK Sulut, serta BP3KP Sulawesi I yang telah memberikan dukungan terhadap berbagai program percepatan pembangunan sanitasi dan permukiman di Kota Tomohon.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor ATR/BPN Kota Tomohon Risna Dali, S.S.I.T., bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan peserta Pokja PKP dari berbagai perangkat daerah.
