Manado, tubersmedia.com – Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Mona Kloer, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Kelurahan Tumumpa Dua, Lingkungan 2, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Perkim dan PUPR, serta Pemerintah Kecamatan untuk menjaring masukan warga. Masing-masing instansi turut menyampaikan program kegiatan dan menanggapi langsung aspirasi yang diajukan masyarakat setempat.

Reses tersebut bertujuan untuk memastikan usulan-usulan pembangunan dapat ditindaklanjuti oleh pemangku kebijakan.
Dalam kegiatan itu, salah satu Kepala Lingkungan menyampaikan harapan agar berbagai aspirasi yang telah dimasukkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dapat dikawal hingga terealisasi.

“Kegiatan Musrenbang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Dan banyak hal yang telah diusulkan. Kami tentu bersama masyarakat berharap semua yang diusulkan itu bisa dikawal oleh Ibu Wakil Ketua DPRD,” ungkap Kepala Lingkungan setempat.
Menanggapi hal itu, Mona Kloer menjelaskan bahwa reses dan Musrenbang merupakan dua agenda yang berbeda namun sama-sama penting dalam menjaring aspirasi. Menurutnya, DPRD, Pemerintah Kota, dan Bappeda memiliki porsi masing-masing agar program dapat terlaksana setiap tahun.
“Jujur baru kali ini Kepala Lingkungan memberikan masukan dan usulan, isinya meminta agar usulan di Musrenbang dikawal. Sebenarnya ini adalah dua agenda yang berbeda walaupun sama-sama sifatnya menjemput aspirasi. Karena untuk di Bappeda sendiri, DPRD maupun Pemerintah Kota mempunyai porsi masing-masing agar supaya program-program ini bisa terlaksana di setiap tahun berjalan,” terangnya.

Bendahara DPD Partai Gerindra ini menegaskan akan meminta langsung usulan prioritas dari masyarakat Lingkungan 2 Tumumpa Dua untuk ditindaklanjuti. Ia juga menyoroti minimnya aspirasi yang disampaikan warga dalam reses tersebut. Mona Kloer menduga hal itu terjadi karena sebagian usulan sebelumnya belum dieksekusi oleh pemangku kebijakan.
“Mungkin begitu. Karena Kepala Lingkungan sudah menyampaikan dan meminta tolong untuk dikawal usulan Musrenbang. Berarti Musrenbang itu tiap tahun mungkin masih kurang respons dari pemangku kebijakan yang ada,” singgungnya.

Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mengkritisi program pembangunan yang berjalan di tahun 2026. Mona Kloer menekankan pentingnya peran serta warga dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Ketika ada program proyek pembangunan di tahun 2026, mari sama-sama masyarakat kawal. Itu penting sekali agar supaya masyarakat juga sama-sama bisa menjalankan fungsi pengawasan. Supaya program-program ini bisa diterima dan dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada tentunya,” kuncinya.
Seluruh aspirasi yang tercatat akan menjadi bahan dalam pembahasan anggaran dan program kerja DPRD Kota Manado ke depan. (Advertorial)
