Bitung-Tubersmedia.com
Safari Ramadan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus di Kota Bitung berlangsung penuh kehangatan. Didampingi Wali Kota Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, momentum buka puasa bersama di Masjid Agung Nurul Huda tak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menegaskan keyakinan kuat terhadap masa depan ekonomi Bitung yang diproyeksikan terus melesat hingga mencapai 8 persen.
Berita:Kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama Pemerintah Kota Bitung dan masyarakat di Masjid Agung Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (13/03), berlangsung khidmat dan sarat nuansa kebersamaan.

Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara bersama istri Ny. Anik Fitri Wandriani disambut langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos, serta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan momentum strategis untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai semangat kebersamaan yang terbangun selama bulan suci menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman.
Menurutnya, Kota Bitung telah menunjukkan contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran. Nilai persatuan yang terus terjaga dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah.
Selain menyoroti kuatnya harmoni sosial, Gubernur juga memaparkan perkembangan positif di sektor ekonomi. Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Bitung saat ini tercatat sebagai yang tertinggi di Sulawesi Utara.

Dengan capaian sekitar 7 persen, angka tersebut dinilai melampaui pertumbuhan ekonomi provinsi yang berada di kisaran 5,36 persen maupun rata-rata nasional sebesar 5,33 persen.
Gubernur pun optimistis tren peningkatan tersebut akan terus berlanjut. Melalui sinergi program pemerintah kota, provinsi, hingga pusat, pertumbuhan ekonomi Bitung ditargetkan dapat menembus angka 8 persen pada tahun 2028.
Salah satu langkah strategis yang diyakini akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi adalah rencana pembukaan jalur ekspor langsung dari Pelabuhan Bitung menuju China. Kebijakan ini diharapkan mampu memangkas waktu distribusi logistik sekaligus menekan biaya pengiriman sehingga meningkatkan daya saing perdagangan daerah.
Ke depan, sektor perikanan, perdagangan dan logistik pelabuhan, serta pertambangan rakyat diproyeksikan menjadi motor penggerak utama ekonomi Kota Bitung.
Gubernur berharap, pertumbuhan ekonomi yang kuat akan berimplikasi langsung pada peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
(AK)
