Tomohon, tubersmedia.com – Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G A Rumajar, SE, MIKom, turun langsung meninjau penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat penurunan debit air di sejumlah sumber yang dikelola PDAM Kota Tomohon, Senin (7/9/2026).
Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan pada hari ini sebagai respons cepat terhadap berkurangnya ketersediaan air di lima kecamatan.
Penurunan debit terparah terjadi di Sumber Mahwuleleng, Tomohon Selatan, yang turun hingga 60 persen, sementara Sumber Ranonekutu di Tomohon Timur dilaporkan kering total.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar dan sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Karena itu, pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus berupaya mengambil langkah-langkah cepat dan nyata untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih,” ujar Sendy.
Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, Walikota Caroll J A Senduk, SH, mengajak seluruh masyarakat menggunakan air secara bijaksana dan hemat, serta bersama-sama menjaga sumber-sumber air yang ada demi keberlangsungan kebutuhan di masa mendatang.
Sendy memaparkan sejumlah langkah antisipasi ke depan, antara lain memperkuat pemantauan ketersediaan air, memetakan wilayah rawan kekeringan, menyiapkan penyaluran air bersih secara berkala dan terkoordinasi, mengembangkan sumber air alternatif, memperbaiki sarana penampungan dan distribusi air, serta pengadaan tangki penampungan di beberapa kelurahan terdampak.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sulawesi Utara yang telah membantu armada dan tangki penampungan air, BPBD, PDAM, aparat kelurahan, petugas lapangan, serta seluruh pihak yang turut membantu proses penyaluran air bersih.
“Kiranya kebersamaan dan kepedulian ini terus kita jaga. Pemerintah akan terus hadir dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (Jud)
