Manado, tubersmedia.com – Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Faperta Unsrat) kembali menorehkan prestasi membanggakan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Deretan capaian ini menegaskan reputasi mereka sebagai generasi muda yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Di sektor akademik, mahasiswa aktif melahirkan berbagai riset inovatif di bidang teknologi pertanian, agribisnis, serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Mereka juga mampu mempertahankan gagasan ilmiah di berbagai seminar dan perlombaan karya tulis tingkat regional hingga nasional.
Semangat yang sama ditunjukkan dalam arena non-akademik. Mahasiswa Faperta Unsrat terus mengukir prestasi di berbagai gelanggang olahraga, pentas seni dan budaya, hingga kegiatan organisasi kemahasiswaan. Kedisiplinan yang ditempa di laboratorium dan lahan praktik menjadi modal utama mereka saat bersaing di lapangan pertandingan maupun forum kepemimpinan.
Salah satu perwakilan mahasiswa menyatakan, kunci utama pencapaian ini adalah komitmen untuk terus berkembang tanpa membatasi potensi diri.
“Kami belajar bahwa menjadi mahasiswa pertanian tidak hanya soal teori di dalam kelas atau praktik di lahan, tetapi juga tentang bagaimana membangun mentalitas pantang menyerah. Baik saat menyelesaikan riset akademik yang rumit maupun saat bertanding di arena non-akademik, kami selalu membawa semangat yang sama untuk memberikan yang terbaik bagi almamater,” ungkapnya.
Dekan Faperta Unsrat, Ir. Dedie Tooy, M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi serta kerja keras mahasiswa. Ia menegaskan, fakultas berkomitmen memfasilitasi setiap potensi mahasiswa, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun pembentukan karakter di luar akademik.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi tinggi dedikasi serta kerja keras para mahasiswa. Prestasi seimbang antara akademik dan non-akademik ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mentalitas juara, disiplin, dan daya saing yang luar biasa,” tutur Tooy.
Ia menambahkan, pihak pimpinan fakultas akan terus mendorong iklim pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif demi mendukung capaian mahasiswa yang lebih luas di masa depan.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem pendidikan yang kita bangun bersama mampu mencetak sumber daya manusia yang tangguh. Pimpinan fakultas berkomitmen penuh untuk terus memberikan ruang dan dukungan agar mahasiswa dapat melahirkan lebih banyak inovasi pertanian sekaligus mengukir prestasi di berbagai arena kompetisi regional, nasional, hingga internasional,” pungkasnya. (***)
