Jakarta – Dalam dinamika politik Pilkada Sulawesi Utara 2024, sebuah babak baru telah tercipta dengan pencabutan gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) oleh pasangan calon nomor urut 2, Elly Lasut dan Hanny Joost Pajouw (E2L-HJP).
Keputusan ini membuka jalan bagi pasangan Yulius Selvanus-Victor Mailangkay (YSK-VICTORY) untuk memimpin Sulawesi Utara periode 2025-2030.
Pencabutan gugatan E2L-HJP di Mahkamah Konstitusi (MK) disambut positif oleh berbagai pihak.
Ketua Tim Pemenangan YSK-VICTORY, Ramoy Luntungan, menyatakan bahwa dengan tidak adanya lagi persoalan hukum terkait hasil Pilkada, mandat sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara terpilih sudah di tangan pasangan YSK-VICTORY.
“Hari ini (13/1/2025) pasangan calon nomor urut 2 telah secara resmi mencabut gugatan mereka,” tegas Ramoy.
Keputusan E2L-HJP untuk menarik gugatan ini diumumkan secara langsung oleh Elly Lasut melalui siaran di akun Facebook pribadinya, yang mendapat sambutan positif dari masyarakat dan berbagai pihak.
Langkah ini menunjukkan komitmen Elly Lasut dan Hanny Joost Pajouw terhadap stabilitas pemerintahan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
Dengan demikian YSK-VICTORY dapat dipastikan untuk fokus pada visi dan misi mereka dalam membangun Sulawesi Utara.
Yulius Selvanus, yang diusung Partai Nasdem, PKB, PAN, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, Buruh, Gelora, PKN dan Ummat, siap mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun tanah kelahiran ibunda tercinta, Dora Marie Sigar.
“Saya siap untuk memimpin Sulawesi Utara dan mewujudkan cita-cita Pak Prabowo untuk membangun provinsi ini,” ungkap Yulius Selvanus.
Dengan pencabutan gugatan, proses penetapan pasangan YSK-VICTORY sebagai pemimpin Sulawesi Utara periode 2025-2030 tinggal menunggu Surat Keputusan dari MK.
Harapan besar kini tertuju pada pasangan YSK-VICTORY untuk merealisasikan visi dan misi mereka.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat Sulawesi Utara, pemerintahan yang baru diharapkan mampu membawa perubahan positif selama lima tahun ke depan. (Wil)
