HUT ke-61 Sulut Dimeriahkan Festival Sehat: Ribuan Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis
TUBERSMEDIA.COM, Manado, — Festival Sulut Sehat 2025 yang berlangsung sejak 10 hingga 12 September di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, resmi ditutup secara simbolis oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut), Jumat (12/9).
Penutupan festival dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Denny Mangala, mewakili Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya kegiatan yang menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan inovasi layanan publik bagi masyarakat.
Membacakan sambutan Gubernur, Mangala menegaskan bahwa komitmen Pemprov Sulut untuk meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat terus diwujudkan lewat aksi nyata.

“Atas nama Pemerintah Provinsi, saya menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah terlibat. Layanan gratis yang diberikan seluruh stand ini luar biasa dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Denny Mangala.
Ia menambahkan, inovasi pelayanan kesehatan yang ditampilkan dalam festival ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.
“Pastinya diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, dengan melibatkan lebih banyak rumah sakit dan institusi kesehatan di masa mendatang,” tutupnya.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut, dr. Rima Lolong, menjelaskan bahwa Festival Sulut Sehat 2025 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara dengan tema “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
“Festival ini bertujuan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meningkatkan pengetahuan tentang gaya hidup sehat, memperkenalkan berbagai instansi kesehatan di Sulut, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat,” jelas dr. Rima.

Festival ini melibatkan Dinkesda Sulut, UPTD Dinas Kesehatan, rumah sakit pemerintah maupun swasta, perusahaan farmasi, yayasan kesehatan, organisasi profesi, hingga BPJS Kesehatan.
Selain layanan kesehatan gratis, masyarakat juga menikmati beragam kegiatan menarik, mulai dari talkshow kesehatan, lomba mewarnai anak, lomba debat kesehatan antar pelajar SMA/SMK, hingga hiburan musik kolintang. Kehadiran kegiatan tersebut membuat festival tidak hanya edukatif, tetapi juga menghibur.
Di akhir acara, dr. Rima menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, peserta pameran, sponsor, dan pihak pendukung lainnya.
“Ia berharap festival ini memberi dampak positif bagi masyarakat dan menjadi motivasi untuk terus menjaga pola hidup sehat,” ungkapnya.
Festival Sulut Sehat 2025 resmi ditutup dengan harapan bisa kembali diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya dengan skala lebih besar dan durasi lebih panjang, sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Sulawesi Utara.
