TOMOHON, TUBERSMEDIA.COM
Pemerintah Kota Tomohon melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Rapat Koordinasi Triwulan III Tahun 2025, Senin (13/10). Pertemuan tersebut membahas dinamika Indeks Perkembangan Harga (IPH) serta strategi menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, SH melalui Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, SE, MIKom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TPID atas kerja sama dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan bahan pangan sepanjang tahun.
“Kita telah melewati triwulan ketiga dan kini memasuki triwulan keempat. Tantangan distribusi dan fluktuasi harga komoditas strategis harus kita antisipasi bersama. Saya berharap rapat ini menghasilkan langkah konkret, baik jangka pendek maupun menengah, agar tekanan inflasi dapat ditekan menjelang akhir tahun,” ujar Rumajar.
Berdasarkan data SP2KP, pada Juli 2025, IPH Kota Tomohon sempat naik dari 2,43% menjadi 4,24%, menempati posisi kedua tertinggi secara nasional. Kenaikan tersebut dipicu oleh harga cabai rawit, beras, dan bawang merah. Namun, pada Agustus 2025, tren berbalik dengan penurunan IPH nasional terdalam, yakni -5,45% hingga -6,57%, diikuti penurunan lanjutan sebesar -3,18% pada awal September 2025.
Kepala Bagian Perekonomian Stevi Pijoh dalam laporannya menjelaskan, TPID Tomohon terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan melaksanakan sejumlah program strategis pengendalian inflasi.
Beberapa langkah konkret yang telah dijalankan antara lain:
Gerakan Menanam Cabai di lahan kosong dan pekarangan rumah ASN serta masyarakat,
Kerja sama antar daerah dengan Kabupaten Parigi Moutong, Bolaang Mongondow, dan Sidenreng untuk pasokan beras,
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak bersama TNI–Polri di lima kecamatan,
Distribusi beras SPHP melalui pengecer pasar tradisional dan jaringan toko ritel seperti Alfamart.
“Inflasi yang rendah dan stabil sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kota Tomohon,” ujar Pijoh.
Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Wali Kota Lily Solang, Kadis Perindag Rudie Lengkong, Kadis Kesehatan John Lumopa, Kadis Pangan Novy Kainde, Kadis UKM, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (***)
