Jakarta, tubersmedia.com – Komisi II dan Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kunjungan kerja lintas komisi ke Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Rombongan DPRD Sulut yang terdiri dari berbagai fraksi ini memilih langsung audiensi dan konsultasi dengan pihak Kemenkop perihal program Koperasi Merah Putih.
Di dalam pertemuan yang berlangsung, rombongan legislator Sulut yang dipimpin langsung oleh sejumlah anggotanya tersebut diterima oleh Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop, Panel Barus, serta beberapa staf ahli kementerian. Forum diskusi tersebut mengerucut pada aturan pelaksanaan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 serta persiapan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dalam konsultasi ini, anggota DPRD menyuarakan sejumlah kekhawatiran serius. Mereka menyoroti potensi tumpang tindih antara fungsi dan wilayah operasional Koperasi Merah Putih dengan badan usaha yang sudah ada di daerah. Isu klasik mengenai sumber daya manusia (SDM) pendamping, kesiapan operasional di lapangan, hingga kejelasan mekanisme pendanaan program pun menjadi pokok diskusi yang hangat.
Turut hadir dalam delegasi DPRD Sulut antara lain Ingried Sondakh, Louis Schramm, Jeane Lalujan, Pricylia Rondo, Juleyta Runtuwene, Dea Lumenta, dan Abdul Gani. Audiensi ini menjadi langkah strategis legislatif daerah untuk menyelaraskan persepsi dengan pusat demi memastikan program prioritas nasional ini dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan gejolak di tingkat bawah.
Dengan adanya dialog lintas lembaga ini, diharapkan seluruh kebijakan turunan dapat segera disusun sehingga Koperasi Merah Putih yang merupakan program andalan Presiden Prabowo Subianto ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulawesi Utara di masa mendatang.
