Manado, tubersmedia.com – Suasana akrab dan santai terpancar dalam kegiatan Ngopi Bareng yang digelar Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulut bersama pimpinan dan anggota DPRD Sulut di basemen Gedung DPRD Sulut, Selasa (28/7/2026).
Dalam forum yang dihadiri puluhan wartawan pos liputan DPRD itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut, Louis Schramm, menyampaikan pesan penting terkait profesionalisme insan pers.
Mantan wartawan yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) itu mengingatkan agar insan pers senantiasa berpegang teguh pada kaidah jurnalistik, khususnya dalam penulisan berita, sehingga informasi yang disampaikan tidak menimbulkan perbedaan makna maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Louis menegaskan bahwa pers memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan demokrasi Indonesia.
“Di Indonesia ada tiga pilar, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Saat ini kita tambahkan satu lagi, yaitu pers. Peran media sangat penting, meski masih ada oknum yang mengatasnamakan media,” ujarnya.
Berbekal pengalaman panjangnya di dunia jurnalistik, Louis mengaku memahami berbagai tantangan yang dihadapi insan pers di lapangan. Menurutnya, masih terdapat wartawan yang perlu meningkatkan kemampuan, terutama dalam teknik penulisan berita.
“Saya bekas wartawan, jadi saya tahu kehidupan wartawan. Tidak semua teman-teman media paham menulis. FORWARD harus membina kalau ada anggota yang belum terlalu paham dari sisi penulisan,” katanya.
Louis menekankan bahwa pembinaan terhadap wartawan merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas pemberitaan sekaligus memastikan setiap informasi yang diterima masyarakat akurat dan tidak menimbulkan multitafsir.
“Jangan sampai maksud dan tujuan yang baik, tetapi karena salah menulis, akhirnya berbeda artinya,” tandasnya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kualitas penulisan merupakan salah satu fondasi utama profesionalisme pers. Dengan menjunjung tinggi kaidah jurnalistik, media tidak hanya menjaga akurasi informasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. (Jud)
