MINAHASA, TUBERSMEDIA.COM
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, didampingi Ketua TP-PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, meninjau langsung kondisi bangunan eks Manado Beach Hotel (MBH) di Mokupa, Kabupaten Minahasa, Rabu (2/4/2025).
“Saya berkesempatan datang ke sini untuk melihat aset provinsi, mumpung hari ini libur. Saat ini saya berada di bekas MBH, yang dibangun pada tahun 1991 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto saat itu. Namun, hotel ini tutup pada tahun 2003. Lahan ini memiliki luas lebih dari 18 hektar,” ujar Gubernur.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini belum menerima laporan lengkap mengenai status lahan dan pihak-pihak yang menyewanya. “Saya akan cari tahu lebih lanjut. Saya harap ada keterbukaan terkait ini, agar saya tahu harus mulai dari mana,” tambahnya.
Gubernur menilai eks MBH memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna mendukung sektor pariwisata di Sulut. Oleh karena itu, setelah kunjungan tersebut, ia langsung menggelar rapat bersama Sekretaris Provinsi (Sekprov), jajaran SKPD terkait, serta stakeholder PT. Pengembangan Pariwisata Sulawesi Utara (PPSU) pada Kamis (3/4/2025) untuk menindaklanjuti hasil peninjauan.

Gubernur saat rapat bersama Sekretaris Provinsi (Sekprov), jajaran SKPD terkait.
Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa Pemprov Sulut memiliki lahan seluas 118 hektar di lokasi tersebut, yang dikelola oleh PT. PPSU. Sejumlah bagian dari lahan itu telah dimanfaatkan oleh pengusaha, dengan sekitar tiga lokasi yang saat ini sudah digunakan.

Foto bersama setelah melaksanakan rapat
“Kami akan melakukan evaluasi dan komunikasi lebih lanjut, serta mempertegas aturan yang berlaku di sana. Beberapa kontrak sewa akan segera berakhir, dan yang sudah habis akan kami ambil alih. Eks Hotel MBH ini adalah aset berharga yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pariwisata daerah,” jelas Gubernur.
Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Sulut akan segera menarik minat investor untuk mengembangkan kawasan tersebut. “Mudah-mudahan, akhir bulan ini sudah banyak investor yang melirik tempat ini,” pungkasnya. (***)
