TUBERSMEDIA.COM – Pemerintah Kota Tomohon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesetaraan gender melalui penyelenggaraan sosialisasi peningkatan peran perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, SE.,M.I.Kom., yang hadir mewakili Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk.,SH.
Dalam sambutannya, Rumajar menegaskan bahwa peningkatan peran perempuan bukan hanya tuntutan kesetaraan, tetapi merupakan kebutuhan strategis dalam pembangunan daerah.
“Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan minat dan peran perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Ini bukan sekadar tuntutan keadilan, tetapi kebutuhan mendesak untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan sejahtera,” ujar Rumajar.
Ia menuturkan bahwa Pemerintah Kota Tomohon terus menjalankan berbagai langkah afirmatif, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak, lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembangunan responsif gender yang berkelanjutan.
Namun, Rumajar tidak menutup mata bahwa masih terdapat kesenjangan gender yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan perempuan.
“Masih ada diskriminasi, beban ganda dalam rumah tangga, hingga kerentanan kehilangan pekerjaan dan kekerasan. Kesetaraan gender adalah persoalan pokok dalam pembangunan. Karena itu, pemerintah terus mendorong strategi pengarusutamaan gender agar kebijakan dan program pembangunan memperhatikan kebutuhan serta aspirasi perempuan dan laki-laki secara seimbang,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Kota Tomohon, Masna Pioh, S.Sos., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan arus utama gender di tingkat daerah.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan, serta memberikan penguatan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi,” kata Pioh.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Tomohon berharap semakin banyak perempuan yang mampu tampil sebagai pengambil keputusan, pemimpin komunitas, pelaku usaha, maupun penggerak sosial. Dengan keterlibatan setara, pembangunan daerah akan berjalan lebih adil dan berkelanjutan.
