TUBERSMEDIA.COM — Eksekutif dan legislatif Provinsi Sulawesi Utara akhirnya mencapai kesepakatan terkait Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2026. Salah satu poin penting yang mencuri perhatian adalah adanya efisiensi besar-besaran pada anggaran Sekretariat DPRD Sulut untuk tahun depan.
Plt Sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen, mengungkapkan bahwa total anggaran sekretariat mengalami pengurangan sekitar Rp 20 miliar jika dibandingkan dengan APBD setelah perubahan tahun 2025.
“Untuk APBD 2025 setelah perubahan, sekretariat dewan dialokasikan Rp 103 miliar. Tahun 2026 turun menjadi Rp 83 miliar,” jelas Silangen kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).
Silangen menegaskan bahwa penghematan terbesar terjadi pada dua mata anggaran: perjalanan dinas dan makan-minum (MaMi).
Perjalanan dinas: dari Rp 19 miliar → Rp 9 miliar
“Biasanya sebulan perjalanan dinas 2–3 kali, tahun depan hanya 1–2 kali,” ujarnya.
Makan minum: dari Rp 10 miliar Rp 6 miliar
Untuk tahun depan, penyediaan konsumsi akan difokuskan pada kegiatan besar seperti pidato kenegaraan Presiden 16 Agustus dan HUT Provinsi Sulut.
Meski sejumlah pos mengalami pengurangan signifikan, Silangen memastikan bahwa alokasi anggaran reses anggota DPRD tidak mengalami pemotongan.
Hal ini dilakukan agar anggota dewan tetap dapat menyerap aspirasi masyarakat secara optimal dan menjalankan tugas representasi dengan baik.
Silangen menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelayanan dan dukungan sekretariat kepada pimpinan serta anggota DPRD.
“Kami tetap menjamin kinerja sekretariat berjalan sebagaimana tugas pokok dan fungsi, terutama dalam memfasilitasi seluruh agenda DPRD Sulut,” tegasnya.
Dengan kesepakatan KUA-PPAS 2026 ini, proses pembahasan APBD akan berlanjut ke tahap berikutnya sebelum ditetapkan menjadi APBD definitif.
