TUBERSMEDIA.COM – NAGASAKI, JEPANG — Suasana haru dan penuh kekeluargaan terasa saat rombongan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkesempatan beribadah Minggu bersama anak-anak muda asal Sulut yang kini bekerja dan menetap di Nagasaki, Jepang. (30/11) 2025
Ibadah ini menjadi momen hangat yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warganya yang berada di luar negeri.
Kehadiran rombongan Pemprov Sulut merupakan bagian dari agenda pemantauan tenaga kerja asal Sulut yang bekerja di sejumlah perusahaan Jepang, sesuai arahan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
Para tenaga kerja muda yang hadir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Gubernur Sulut serta dinas terkait yang telah menginisiasi program penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. Program ini tidak hanya membuka akses kerja internasional, tetapi juga memastikan bahwa setiap warga asal Sulut yang bekerja di perusahaan asing tetap mendapat perhatian dan pengawasan.
“Kami sangat bersyukur bisa merasakan perhatian pemerintah. Terima kasih kepada Pak Gubernur dan seluruh dinas yang sudah membantu kami berada di Jepang dan memantau kondisi kami,” ungkap beberapa peserta dalam pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, menyampaikan himbauan penting kepada seluruh tenaga kerja asal Sulut. Ia menegaskan bahwa bekerja di perusahaan asing harus dilakukan melalui prosedur resmi dan legal agar pemerintah dapat melakukan pemantauan dan memberikan perlindungan maksimal.
“Jika semuanya dilakukan secara legal dan tercatat, maka pemerintah bisa memastikan bahwa kalian aman, mendapatkan hak-hak kalian, dan bekerja dalam kondisi yang baik,” tegas Ibu Anik dalam arahannya.
Pesan ini disampaikan mengingat masih banyak kasus pekerja migran dari berbagai daerah di Indonesia yang mengalami masalah akibat berangkat secara tidak resmi.
Ibadah Minggu bersama tersebut tidak hanya menjadi agenda rohani, tetapi juga wadah membangun semangat, mempererat tali kekeluargaan, dan memberikan dukungan moral bagi anak-anak muda asal Sulut yang jauh dari keluarga. Momen ini juga menandai komitmen Pemprov Sulut dalam memastikan kesejahteraan warga meski mereka berada di luar negeri.
Rombongan Pemprov Sulut menutup kegiatan dengan doa bersama dan pesan agar seluruh pekerja tetap menjaga diri, menjaga nama baik daerah, dan terus berusaha menjadi kebanggaan keluarga dan Sulawesi Utara.
