Manado, tubersmedia.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), menunjukkan respons cepat terhadap peristiwa bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang terjadi pada Senin (05/01/2026).
Bencana yang disertai material batu, lumpur, dan kayu tersebut menimbulkan korban jiwa serta kerusakan serius di sejumlah wilayah.
Sebagai bentuk kepedulian dan langkah penanganan darurat, Gubernur YSK pada Senin sore turun langsung ke Pelabuhan Manado untuk melepas pengiriman bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.
Pelepasan bantuan ini dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi di tengah situasi darurat pascabencana.
Didampingi sang istri Anik Yulius Komaling selaku Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur YSK juga hadir bersama Asisten I Setda Sulut Denny Manggala, Asisten III Fransiscus Manumpil, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Di antaranya Kadis BPBD Sulut Adolf Tamengkel, Kadis Sosial Andra Mawuntu, Kadis Pangan Frangky Tintingon, dan Kadis PMD Darwin Muksin.
Bantuan logistik yg diberangkatkan mencakup bahan makanan, air bersih, perlengkapan darurat, serta kebutuhan pendukung lainnya untuk menunjang proses evakuasi dan penanganan korban banjir bandang.
Gubernur YSK mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat 13 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Menanggapi kondisi di lapangan, Gubernur YSK menegaskan bahwa situasi yang terjadi merupakan kondisi darurat. Ia menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut untuk segera melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap dampak kerusakan, baik rumah warga, fasilitas umum, maupun infrastruktur vital.
Selain itu, Gubernur juga memerintahkan agar armada gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah bergerak cepat dalam upaya penanganan bencana. Fokus utama diarahkan pada evakuasi korban, pembersihan material banjir, serta perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan.
“Sebanyak 500 personel telah kita kerahkan. Prioritas utama adalah keselamatan warga, ketersediaan makanan, air bersih, serta penyediaan tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak,” ujar Gubernur YSK.
Gubernur YSK juga meminta BPBD Sulut untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait pemanfaatan alat berat, baik milik pemerintah maupun pihak swasta lokal, guna mempercepat pembersihan material banjir dan membuka kembali akses jalan yang terputus.
“Koordinasi harus dilakukan secara cepat dan tepat. Jangan sampai ada bantuan yang tertahan. Kita lakukan yang terbaik untuk masyarakat Sitaro,” tegasnya.
Gubernur Sulawesi Utara itu kemudian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil.
Ia juga meminta masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta segera melapor apabila terjadi situasi darurat di lingkungan masing-masing.
Berikut ini daftar bantuan logistik bencana banjir bandang yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi dari pelabuhan Manado ke Kep. Sitaro, melalui lintas instansi guna mendukung penanganan darurat bencana.
Beras 6000 Kg (500 kg dari Dinsos, 500 kg BPBD, dan 5.000 kg dari Dinas Pangan)
Kasur/Matras 140 Unit
Selimut 200 Unit
Μakanan Siap Saji 400 Paket
Lauk Pauk Siap Saji 500 Paket
Μakanan Anak 200 Paket
Terpal/Tenda Gulung 50 Lembar
Paket Family Kit 200 Paket
Paket Kids Ware 100
Ikan Kaleng 40 Dos
Minyak Kelapa 10 Dos
Obat-obatan 5 Paket
Tim Kesehatan 5 Orang
Personil Trc 4 Orang
Personil Tagana 3 Orang
Alat Berat 2 Unit
Selain itu, ada juga bantuan dari Ketua Pembina Posyandu Ibu Anik Yulius Stevanus :
Bantuan Ketua Pembina Posyandu Sulawesi Utara (Ny Anik Yulius Selfanus).
- Susu Lansia 50 dos
- Susu Menyusui 50 dos
- Susu Remaja 50 dos
- Biskuit Bayi 50 dos
Bantuan Dinsos Prov – TP Posyandu Prov.
- Susu Lansia Anlene 40 Pack
- Biskuit Regal 90 Bungkus
- Kasur 50 Lembar
- Selimut 50 Potong
- KidsWare 50 Paket
Bantuan TP Posyandu :
- Biskuit Khong guan 10 Kaleng
- Biskuit Hatari 5 Kaleng
- Biskuit Roma Kelapa 10 Kaleng
- Biskuit Nissin Coconut 5 Kaleng
- Biskuit Marie Regal 3 Kaleng
- Mie Instan Sedap 10 dos
- Ikan Blek Atan Sarden 3 dos
- Minyak goreng Bimoli 3 dos
- Aqus botol sedang 10 dos
Seluruh Bantuan logistik dan personil langsung diberangkatkan hari Senin sore, 5 Januari 2026, pukul 16.00 Wita, menggunakan Kapal Glory Merry.
