Tomohon, tubersmedia.com – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A Rumajar, SE, M.I.Kom, membuka kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon Tahun 2027 dan Tematik Stunting, Rabu (11/3/2026).
Acara berlangsung di Gedung Inspektorat Kota Tomohon dengan menghadirkan narasumber dari TP3S Provinsi Sulut, Murphy Kuhu, STP, serta Sekretaris BAPELITBANGDA Kota Tomohon, Jerry Pangemanan, SE.

Dalam sambutan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk yang dibacakan Wakil Wali Kota, kegiatan ini merupakan forum pemantapan persiapan pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kota.
Tujuannya untuk menyinergikan program dan kegiatan pembangunan daerah sehingga dokumen perencanaan tahunan dapat menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan. Forum ini juga menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD.
Musrenbang disebut sebagai tahapan penyempurnaan rancangan RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 dengan fokus pada integrasi antara agenda pembangunan dan permasalahan stunting sebagai prioritas tematik utama.
“Stunting menjadi pijakan pembangunan yang harus termuat dalam dokumen RKPD,” tegas Wawali Sendy Rumajar.
Kata Sendy, penanganan stunting dirancang tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi ke dalam berbagai sektor pembangunan seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, infrastruktur, dan sosial. Hal ini bertujuan agar upaya penurunan stunting mendapat dukungan komprehensif dari seluruh komponen pembangunan daerah. Dengan demikian, sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas di seluruh sektor dapat diselaraskan dalam RKPD untuk mendukung program tematik stunting.
Penetapan target stunting juga diselaraskan dengan visi dan misi pembangunan daerah serta disesuaikan dengan kondisi lokal dan potensi Kota Tomohon dan Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam sambutan tersebut disampaikan harapan agar forum ini melahirkan usulan-usulan inovatif terutama dalam mengubah pola asuh dan pola makan di tingkat rumah tangga.
“Investasi terbaik sebuah daerah terletak pada kualitas sumber daya manusianya,” imbuh Sendy Rumajar.
“Forum ini juga diharapkan menjadi titik awal mewujudkan Kota Tomohon yang bebas stunting. Memiliki generasi yang sehat, cerdas, dan produktif” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Pemerintah Kota Tomohon, anggota TP3S Kota Tomohon, serta para delegasi Musrenbang se-Kota Tomohon. (jud)
