Manado, tubersmedia.com — Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Revisi Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2025–2029 pada Senin, (25/05/2026).
Kegiatan FGD yang bertujuan menyesuaikan dokumen strategis universitas dengan kebijakan terbaru pemerintah di bidang pendidikan tinggi itu dibuka dan dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng.
Dalam sambutan pembukaan, Rektor Sompie menyatakan bahwa revisi RENSTRA ini dilakukan sebagai respons atas terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 358/M/KEP/2025 tentang Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.
“RENSTRA bukan hanya sekadar dokumen perencanaan, tetapi menjadi instrumen utama dalam memastikan seluruh kebijakan, program, kegiatan, dan target kinerja berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Rektor.
FGD yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini mencakup sejumlah agenda, di antaranya evaluasi RENSTRA sebelumnya, pemetaan IKU terbaru, penyusunan target capaian, serta harmonisasi dan finalisasi draft revisi RENSTRA.
Kegiatan ini melibatkan para Wakil Rektor, Ketua SPI, Kepala Biro, serta narasumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pimpinan UNSRAT itu menegaskan bahwa dokumen RENSTRA hasil revisi ini harus bersifat visioner, implementatif, dan mampu mendorong transformasi UNSRAT menuju perguruan tinggi yang unggul, berbudaya, dan berstandar internasional.
Tim Penyusun RENSTRA juga diharapkan dapat segera menindaklanjuti hasil FGD menjadi dokumen final yang selaras dengan arah kebijakan nasional serta dinamika perkembangan pendidikan tinggi saat ini. (jud)
