Minahasa, tubersmedia.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menghadiri Sidang Raya XXXV KGPM di Kiawa Resort, Kabupaten Minahasa, Selasa (30/6/2026). Kehadirannya menjadi bukti dukungan Pemprov Sulut terhadap peran gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Mengusung tema “Gereja dan Kebangsaan di tengah Polikrisis Global”, Gubernur menilai topik tersebut sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini. Ia mengajak peserta untuk menyadari bahwa kehidupan gereja tidak pernah terpisah dari dinamika bangsa.
“Saya merasa bersyukur mendapat kesempatan untuk berbagi pemikiran mengenai tema yang sangat relevan ini. Gereja bukan hanya hadir di dalam gedung ibadah, tetapi juga hadir di tengah dinamika masyarakat, menjawab tantangan zaman, serta menjadi terang dan garam bagi dunia,” ujar Gubernur.
Ia menjelaskan, beberapa tahun terakhir dunia menghadapi polikrisis global—kondisi ketika berbagai krisis terjadi bersamaan, saling berkaitan, dan memperkuat dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk gereja, sangat diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan.
“Gereja memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan, membangun kepedulian kesehatan, mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM, menjaga kelestarian lingkungan, hingga memperkuat kehidupan sosial yang rukun dan damai,” katanya.
Ia meyakini sinergi antara pemerintah dan gereja akan melahirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat berkarakter, bermoral, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Saya percaya, apabila pemerintah dan gereja berjalan bersama, maka pembangunan yang kita lakukan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara ekonomi, tetapi juga melahirkan masyarakat yang berkarakter, bermoral, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ungkapnya.
Menutup sambutan, Gubernur berharap Sidang Raya XXXV KGPM menjadi momentum merumuskan langkah pelayanan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia mengajak KGPM untuk tetap setia pada Firman Tuhan sekaligus peka terhadap persoalan masyarakat, hadir bagi yang lemah, memberi harapan, memperjuangkan keadilan, dan menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan serta membangun Sulawesi Utara. (Jud)
