Kotamobagu, tubersmedia.com — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menyampaikan kuliah umum di hadapan civitas akademika perguruan tinggi se-Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang berlangsung di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Jumat (4/9/2026).
Dalam pidatonya, ia menekankan peran strategis generasi muda dalam mewujudkan visi daerah “Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
Berdasarkan data Dukcapil Kemendagri 2024, jumlah penduduk Sulut mencapai 2.645.291 jiwa dengan luas wilayah 64.965,48 km², di mana 77,69 persen di antaranya merupakan laut. Provinsi ini terdiri dari 15 kabupaten/kota dan 382 pulau, dengan 12 pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Filipina dan Samudera Pasifik.
Yulius memaparkan, posisi geostrategis Sulut di bibir Samudera Pasifik menjadikannya potensial sebagai pusat perdagangan dan pintu gerbang Indonesia menuju Asia Timur dan Pasifik. Hal itu dituangkan dalam Visi RPJPD 2025-2045 dan dipertegas dalam RPJMD 2025-2029.
Dari sisi makro ekonomi, pertumbuhan ekonomi Sulut triwulan II 2026 tercatat 5,42 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,32, di atas rata-rata nasional 75,90. Angka kemiskinan berada di 6,32 persen, lebih rendah dari nasional 8,47 persen, meski tingkat pengangguran terbuka (TPT) masih 5,85 persen, lebih tinggi dari nasional 4,85 persen. Gini Ratio Sulut stabil di 0,344, di bawah nasional 0,368, sementara inflasi tercatat 2,53 persen, lebih rendah dari nasional 2,92 persen.
Di sektor pendidikan, Pemprov merealisasikan revitalisasi 50 sekolah dan menghadirkan SMA Taruna Nusantara Langowan. Di bidang kesehatan, prevalensi stunting ditekan lewat intervensi gizi terpadu serta penempatan tenaga medis hingga pelosok.
Di sektor ketenagakerjaan, program upskilling di Balai Latihan Kerja (BLK) diakselerasi untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Sektor lingkungan mengusung Gerakan Indonesia ASRI, sementara sektor perhubungan menambah rute penerbangan internasional Manado–Korea dan Manado–China.
Revitalisasi dilakukan pula pada ikon sport tourism seperti Kolam Renang Ranowangun dan Pacuan Kuda Minahasa, serta destinasi budaya dan sejarah seperti Museum Provinsi, Bukit Kasih, dan Sumaru Endo. Di sektor energi, listrik 1×24 jam mulai dihadirkan di pulau-pulau terluar, sembilan ruas jalan sepanjang 30 km di wilayah strategis dibangun untuk memperlancar mobilitas dan rantai pasok.
Yulius menyampaikan lima harapan kepada para wisudawan: mengaplikasikan ilmu sebagai solusi masyarakat, berani menciptakan peluang kerja, membahagiakan orang tua dengan keberhasilan, terus belajar sepanjang hayat, serta menjaga integritas dan karakter.
“Jangan berhenti pada gelar. Jadilah generasi yang bekerja, berkarya, berintegritas, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Acara ditutup dengan pantun berisi harapan agar lulusan PT BMR berkualitas dan sukses dalam berkiprah. (jud)
