
BITUNG, Girian Atas —Tubersmedia.com
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung terus mematangkan persiapan Grand Opening pemanfaatan kembali Pasar Ustafu yang berlokasi di Kelurahan Girian Atas, Senin (19/1/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengaktifkan kembali pasar lama yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Persiapan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat setempat dengan tujuan menjadikan Pasar Ustafu sebagai pasar rakyat yang fungsional, terbuka, dan berdaya guna.
Selain menopang aktivitas ekonomi warga, pasar ini diharapkan mampu menampung pedagang tradisional sekaligus menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Salah satu warga yang menempati Pasar Ustafu, Santi Hamzah, mengatakan bahwa persiapan Grand Opening mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Ia berharap pasar yang kembali aktif ini dapat menjadi sarana silaturahmi sekaligus ruang bersama bagi berbagai kalangan.
“Pasar ini bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga bisa menjadi tempat berkumpul warga, mulai dari keluarga, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak muda untuk berbagai kegiatan,” ujar Santi.
Menurutnya, Pasar Ustafu ke depan juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pertemuan warga, diskusi, serta aktivitas sosial lainnya. Dengan demikian, pasar tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekonomi, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat di tengah masyarakat.Sementara itu,
Pelaksana Tugas Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Fanny Kaunang, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan aktivitas Pasar Sadar mulai beroperasi pada Januari 2026 untuk menunjang dan memperkuat operasional Pasar Ustafu.
“Saat ini sudah terdata sebanyak 35 pedagang tradisional yang akan menempati Pasar Ustafu. Kami menargetkan pada awal Februari seluruh dokumen legalitas pedagang sudah rampung, sehingga mereka dapat beraktivitas secara resmi dan tertib,” jelas Fanny.
Ia juga mengajak masyarakat Girian Atas dan seluruh warga Kota Bitung untuk mendukung keberlangsungan pasar dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Ustafu dan Pasar Sadar.
“Pasar bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi yang nyaman. Warga bisa berbelanja, bersantai, bahkan menikmati kopi. Dengan partisipasi masyarakat, pasar dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi rakyat yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui persiapan Grand Opening ini, Perumda Pasar Kota Bitung berharap Pasar Ustafu kembali hidup dan berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Girian Atas dan sekitarnya.
{AK/red}
