Manado, tubersmedia.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Manado menggelar aksi sosial dan buka puasa bersama (bukber) dengan anak yatim serta kaum dhuafa di Sekretariat DPC Gerindra Manado, Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan bertajuk “Kompak Bergerak Berdampak” ini menjadi momen bagi Partai Gerindra untuk menunjukkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan sebagai “Rumah Nusantara” yang merangkul keberagaman dan seluruh golongan masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado.
Acara yang dihadiri pengurus anak cabang (PAC) dan ranting se-Kota Manado itu diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Faisal A. Sabaya serta penyerahan santunan secara simbolis. Bantuan diberikan kepada anak-anak Panti Asuhan As-Shabirin Tuminting, kaum dhuafa, janda, dan keimaman masjid sebagai wujud perhatian partai terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DPC Gerindra Manado, Louis Carl Schramm, SH., MH., didampingi Sekretaris Asep S Soebandi, menyatakan komitmen partainya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kita menghadirkan anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa untuk berbagi kasih. Selain itu, kepada seluruh pengurus PAC dan Ranting, kami juga membagikan beras dan sembako sebagai wujud kepedulian,” ujar Louis Schramm yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut.
Dalam sambutannya, legislator asal Manado itu menekankan bahwa Partai Gerindra harus menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Gerindra harus menjadi contoh keberagaman. Gerindra ini adalah Nusantara. Torang tunjukkan bahwa keberagaman itu ada di sini. Gerindra menjadi rumah bagi semua; Muslim, Kristen, dan agama lainnya, serta dari suku mana saja,” tegasnya.
Louis menambahkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban daerah bukan hanya tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat sebagai bagian dari satu kesatuan. Mengingat adanya rentetan hari besar keagamaan yang berdekatan seperti Idul Fitri 1447 H, Nyepi, hingga Jumat Agung dan Paskah. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi Sulawesi Utara yang sudah kondusif.
“Mari torang sama-sama menjaga daerah ini. Kemarin kita baru melewati Imlek, dan ke depan ada Lebaran serta Paskah. Mari pelihara keadaan yang sudah aman ini agar semua umat bisa beribadah dengan tenang,” pesan Schramm.
