TOMOHON, TUBERSMEDIA.COM
Suasana penuh khidmat dan penghayatan iman menyelimuti kegiatan Jalan Salib yang digelar Jemaat GMIM Bait Lahim Talete Satu pada Kamis malam (17/04/2025). Kegiatan rohani ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis, Pdt. Djane Manitik, M.Th, dan diikuti oleh ratusan jemaat dari kolom 1 hingga kolom 30.

(Foto bersama Wakil Wali Kota bersama jemaat GMIM Bait Lahim Talete Satu)
Dengan rute yang telah ditentukan di sekitar wilayah jemaat, peristiwa suci ini digambarkan secara simbolis yang mengingatkan akan perjalanan penderitaan Yesus Kristus menuju Kalvari. Jalan Salib ini bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah refleksi iman yang mendalam, mengajak umat untuk merenungkan kasih dan pengorbanan Sang Juru Selamat bagi dunia.
Yang menjadi perhatian khusus, Wakil Kepala Daerah Sendy G.A. Rumajar, SE, M.I.Kom turut hadir dan mengambil bagian secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya bukan hanya sebagai Wakil Kepala Daerah, tetapi juga dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Panitia H2RG (Hari -hari Raya Gereja Gerejawi) GMIM Bait Lahim Talete Satu, menunjukkan kedekatan antara pemerintah dan jemaat dalam hal kehidupan beriman dan sosial kemasyarakatan.
Sepanjang jalannya kegiatan, pemandangan indah terpancar dari cahaya obor yang dibawa oleh seluruh peserta. Jalanan yang biasanya gelap di malam hari berubah menjadi terang oleh semangat kebersamaan dan kesucian hati para jemaat. Obor yang dibawa masing-masing peserta menjadi lambang terang Kristus yang menuntun langkah umat-Nya di tengah kegelapan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tomohon menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh jemaat dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan tertib dan penuh makna.
“Jalan salib ini bukan hanya ritual tahunan, tetapi menjadi momen refleksi yang sangat penting bagi kita semua. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk merenungkan pengorbanan Kristus dan meneladan kasih-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Saya bangga bisa ikut terlibat bersama jemaat, ini adalah bukti bahwa semangat kebersamaan dan iman terus hidup di tengah masyarakat kita,” ujar Sendy Rumajar.
Lebih lanjut, ia berharap agar kegiatan seperti ini terus menjadi bagian dari kehidupan spiritual jemaat GMIM dan dapat memberi dampak positif dalam membangun karakter, kepedulian sosial, dan kerukunan umat di Kota Tomohon.
Jalan salib di GMIM Bait Lahim Talete Satu tahun ini bukan hanya menjadi bentuk ibadah dan tradisi menjelang Paskah, tetapi juga menjadi perwujudan nyata iman yang hidup dan aktif di tengah masyarakat, membawa pesan kasih, pengharapan, dan kesetiaan kepada Kristus. (***)
