TUBERSMEDIA.COM – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulawesi Utara, Irene Golda Pinontoan (IGP), resmi masuk dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut Tahun 2025–2029. Hal ini diumumkan dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut yang membahas Ranperda RPJMD pada Selasa, 22 Juli 2025.
Sebagai personil Komisi IV DPRD Sulut, Irene menegaskan komitmennya untuk mengawal program-program kerakyatan yang diusung Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr. Johanis Viktor Mailangkai, SH., MH. Program tersebut sejalan dengan visi-misi keduanya saat kampanye, di antaranya pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan.
“Pembangunan sekolah-sekolah SMA Taruna Nusantara di Langowan, SMA Garuda di Kabupaten Bolaang Mongondow, serta Sekolah Rakyat di Minahasa, Manado, dan Bolaang Mongondow adalah prioritas. Begitu juga pembangunan RSUD Bolaang Mongondow Selatan yang kini sudah mulai dikerjakan,” jelasnya.
Kepada media, Ketua TP-PKK Kota Manado ini menekankan bahwa setiap personil Pansus wajib mengawal sekaligus mendukung program kerakyatan yang tercantum dalam RPJMD. “RPJMD ini adalah visi dan misi Pak Gubernur yang dijabarkan dalam program nyata. Dokumen ini akan menjadi panduan utama semua perangkat daerah dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) masing-masing, bahkan juga akan menjadi masukan berharga bagi RPJMD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Tentu ini akan kami cermati bersama seluruh pimpinan dan anggota Pansus,” ungkap istri Wali Kota Manado, Andrei Angouw.
Irene menegaskan pihaknya akan memaksimalkan pembahasan bersama Pansus RPJMD agar dokumen tersebut benar-benar berpihak pada rakyat.
Terpantau, sehari setelah penetapan, pada Rabu 23 Juli 2025, Pansus langsung “tancap gas” dengan melakukan pembahasan awal bersama SKPD terkait.
