Manado, tubersmedia.com – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara untuk Tahun Anggaran 2025 berlangsung di Ruang Sidang DPRD, Rabu (25/3/2026).
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam pidatonya menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan masa transisi strategis untuk membangun fondasi pembangunan jangka panjang. Visi yang diusung adalah kemajuan, kesejahteraan, dan keberlanjutan bagi seluruh masyarakat Bumi Nyiur Melambai.

Dari sisi keuangan daerah, target pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp3,78 triliun mampu terealisasi 96,38 persen atau setara Rp3,65 triliun. Sementara realisasi belanja daerah mencapai 91,36 persen dari pagu Rp3,63 triliun, dengan prioritas utama pada pelayanan dasar dan stimulus ekonomi.
Salah satu capaian yang disorot adalah hadirnya layanan listrik 1×24 jam di enam pulau di wilayah Sulawesi Utara. Gubernur menyebut langkah ini sebagai wujud nyata keadilan sosial bagi masyarakat di daerah kepulauan.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah mencatatkan pencapaian dengan dibangunnya SMA Taruna Nusantara di Langowan serta revitalisasi 50 sekolah. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.
Pemerintah provinsi juga berhasil membuka dua rute penerbangan internasional baru, yakni Seoul–Manado dan Taipei–Manado. Gubernur menilai hal ini memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai pusat logistik dan destinasi wisata kelas dunia.
Sementara untuk ketahanan pangan, optimalisasi lahan padi seluas 2.000 hektare dilakukan. Gerakan Pangan Murah juga digelar di 190 titik guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Meskipun tantangan fiskal dan dinamika global masih kita hadapi, kami berkomitmen penuh melalui prinsip satu komando dan semangat petarung untuk menjaga integritas birokrasi,” ujar Gubernur Yulius di hadapan para anggota dewan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kolaborasi inilah yang menjadi kunci percepatan pembangunan di Sulawesi Utara.
Rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sulut. (jud)
