Tomohon, tubersmedia.com – Ratusan anak-anak memadati GOR Babe Palar untuk mengikuti Festival Anak Kota Tomohon 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42, Senin (31/8/2026).
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., didampingi Ketua TP-PKK Kota Tomohon selaku Bunda PAUD, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Anak Kecamatan se-Kota Tomohon untuk periode 2026–2028.
Festival yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” dengan subtema “Lindungi Anak, Penuhi Haknya, Wujudkan Masa Depan Indonesia” ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, sekaligus memberi ruang bagi anak-anak untuk berkembang, berkreasi, dan menyampaikan aspirasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menekankan pentingnya peran anak sebagai pelopor dan pelapor. Ia mendorong anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
“Pelopor dan pelapor artinya menjadi anak-anak yang berani melakukan hal-hal yang positif, berani memberikan contoh yang baik, serta berani menyampaikan apabila melihat sesuatu yang tidak benar. Terutama yang berkaitan dengan kekerasan, perundungan atau bullying, diskriminasi, maupun berbagai persoalan sosial lainnya,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat — orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga organisasi kemasyarakatan — untuk turut serta melindungi anak-anak Kota Tomohon.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kebersamaan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat. Seperti dalam sebuah keluarga, seorang ayah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari ibu dan seluruh anggota keluarga. Demikian pula dalam membangun dan melindungi anak-anak Kota Tomohon, kita semua memiliki peran,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengingatkan agar setiap anak mendapatkan haknya secara layak, tidak ada anak yang terabaikan, dan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, serta terbebas dari kekerasan dan diskriminasi.
Terkait pengukuhan Forum Anak Kecamatan, Wali Kota menyampaikan bahwa keberadaan forum tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, belajar berorganisasi, membangun kepemimpinan, sekaligus mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan.
Wali Kota juga menyatakan kebanggaannya atas prestasi anak-anak Kota Tomohon yang telah mampu berprestasi dan dipercaya menjadi bagian dari kepengurusan Forum Anak tingkat provinsi maupun nasional.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak Kota Tomohon memiliki kemampuan, keberanian, kreativitas, dan daya saing yang tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain,” katanya.
Kepada seluruh anak-anak, Wali Kota berpesan untuk terus belajar, membangun karakter, dan menjadikan teknologi sebagai alat pengembangan diri. “Jadilah anak-anak yang terpelajar. Bentuklah diri kalian memiliki akhlak mulia. Dan jangan pernah berhenti bermimpi, belajar, dan bermain. Kalian adalah masa depan daerah dan bangsa, kebanggaan orang tua dan Kota Tomohon,” pesannya.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan kontribusi dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak di Kota Tomohon.
“Selamat Hari Anak Nasional ke-42 bagi seluruh anak-anak di Kota Tomohon. Tuhan memberkati anak-anak Kota Tomohon, Tuhan memberkati torang semua,” tutup Wali Kota.
Turut hadir Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Rontinsulu, Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, Korwil BIN Tomohon Alfons Sumenge, perwakilan Dandim dan Kajari, Kepala DP3A Provinsi Sulut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tomohon, Kepala DP3A Kota Tomohon Wisye Oroh, pimpinan BSG Cabang Tomohon, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon, pengurus PUSPAGA, dan Forum Anak Daerah Kota Tomohon. (*)
