Manado, tubersmedia.com – Masyarakat di Panti Asuhan dr. J. Lukas, Manado, menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Anggota DPRD Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, dalam kegiatan Reses II Tahun 2026, Senin (24/8/2026). Dialog yang berlangsung di panti asuhan tersebut dihadiri oleh Benedictus Catholic Choir, pengurus LP3KD Sulut, serta pengurus panti asuhan.
Salah satu isu yang mengemuka adalah dampak penerapan sistem zonasi terhadap keberlangsungan sekolah swasta. Warga menilai pembangunan sejumlah SMA Negeri yang berdekatan dengan sekolah swasta telah menyebabkan menurunnya jumlah siswa di sekolah swasta, sehingga mengancam kelangsungan mereka.
“Banyak sekolah negeri baru dibangun berdekatan dengan sekolah swasta sehingga sekolah swasta kekurangan siswa dan akhirnya kesulitan bertahan. Selain itu, sistem zonasi untuk penerimaan siswa baru di sekolah negeri juga perlu benar-benar diperhatikan,” ujar salah seorang peserta.
Menanggapi hal itu, Louis Schramm yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut dan Wakil Ketua Komisi IV (bidang pendidikan) mengakui bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian DPRD. Menurutnya, Komisi IV telah beberapa kali membahas dampak sistem zonasi terhadap sekolah swasta.
“Ini memang menjadi keprihatinan kita bersama. Di DPRD, khususnya Komisi IV, persoalan sistem zonasi yang berdampak pada sekolah-sekolah swasta sudah menjadi pembahasan. Hal-hal seperti ini akan terus kami kawal dan kami ingatkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi agar kebijakan yang diambil tetap berkeadilan bagi seluruh satuan pendidikan,” kata Schramm.
Reses Jadi Wadah Serap Aspirasi dan Perjuangkan di DPRD
Louis Schramm menegaskan bahwa reses merupakan amanat konstitusi bagi anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat. “Reses merupakan sarana bagi anggota DPRD untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan menyerap setiap aspirasi yang nantinya akan kami perjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” ujarnya.
Selain berdialog, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut ini juga menyerahkan bantuan satu unit keyboard kepada Benedictus Catholic Choir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pelayanan musik gereja. Bantuan tersebut disambut antusias oleh pengurus dan anggota paduan suara.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses ini akan menjadi bahan perjuangan Louis Schramm di DPRD Sulawesi Utara, khususnya dalam mendorong kebijakan pendidikan yang adil bagi sekolah negeri maupun swasta, serta penguatan kegiatan sosial dan keagamaan. (*)
